BUDAYA LOMBOK

10 Tradisi Masyarakat Lombok yang Dapat Dijumpai oleh Wisatawan  Pulau Lombok merupakan destinasi wisata yang kini semakin banyak dikunjungi wisatawan. Selain keindahan alam, Lombok juga memiliki beragam kebudayaan dan tradisi yang sangat menarik. Sayang untuk dilewatkan jika sedang berada di Pulau Seribu Masjid ini.Berikut ini adalah 10 budaya atau tradisi masyarakat Suku Sasak di Lombok yang bisa saja ditemukan saat wisatawan berkunjung ke Lombok. Penasaran apa saja? Yuk simak ulasan berikut ini! Begawe, merupakan pesta besar-besaran yang dilakukan di tengah masyarakat. Mengundang kerabat untuk makan masakan yang sudah disiapkan Begawe Nyongkolan, merupakan adat untuk mengiringi kemantin laki-laki menuju rumah mertuanya. Biasanya diringi dengan musik Gendang Beleq Tradisi Nyongkolan Nyunatang, merupakan prosesi khitanan anak laki-laki Praja Nyunatang Molang Maliq /Ngurisang, merupakan proses akikah anak yang baru lahir Tradisi Molang Maliq Maulid Adat Bayan, merupakan prosesi adat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid dengan tradisi Bayan ini dilakukan bersama banyak orang Prosesi dalam Maulid Adat Bayan di Lombok Utara Ngayu-ayu, merupakan adat atau tradisi untuk mencerminkan rasa syukur atas panen yang melimpah. Tradisi ini dilakukan satu kali dalam tiga tahun di Desa Sembalun Ngayu-ayu, ritual adat yang utama masyarakat Sembalun Bumbung Sorong Serah Aji Krame, merupakan tradisi yang biasa dilakukan dalam proses meminang calon pengantin perempuan. Umumnya dilakukan jika calon pengantin keturunan bangsawan Sorong Serah Aji Krame 8. Mandiq Kemanten, merupakan tradisi memandikan calon kemantin yang akan menikah Mandi Kemanten Bau Nyale, merupakan tradisi untuk menangkap cacing laut yang disebut Nyale dan diyakini merupakan jelmaan Puteri Mandalika Tradisi Bau Nyale Merariq, merupakan proses membawa lari calon pengantin perempuan untuk kemudian dipinang dan dinikahkan Merariq (Hipwee)I Sumber Bacaan: https://ntb.idntimes.com